MODUL 13 – Copywriting di Landing Page

Sebelum kita beranjak untuk melangkah lebih jauh menyelami tahapan demi tahapan membuat Landing Page. Apa itu Landing Page?

Landing page sendiri sebenarnya adalah halaman arahan atau tempat mendarat. Itu artinya, landing page adalah tempat di mana traffic kita pertama kali landing atau mendarat. Bisa disebut juga dengan tempat semua traffic diarahkan.

Itulah sebabnya, landing page harus menekankan pada unsur persuasif, karena tujuannya adalah agar pengunjung masuk ke offer page dengan memasukkan data diri.

Umumnya, alurnya akan seperti ini:

.

TRAFFIC SOURCE >>> LANDING PAGE >>> OFFER PAGE

.

Lalu, apa itu Squeeze Page

Squeeze page sendiri merupakan halaman yang mendorong orang untuk memasukkan emailnya. Ada opt-in yang akan berfungsi untuk generate lead di halaman ini. Namun jika squeeze page kita adalah tempat pertama kali traffic mendarat, ya berarti squeeze page kita adalah landing page juga. Dan kalau landing page kita ada fasilitas opt-in nya, berarti landing page kita juga merupakan squeeze page.

Jadi, squeeze page hampir sama fungsinya dengan landing page, hanya saja kalau landing page itu tombolnya menuju offer, sedangkan squeeze page Call To Action (CTA)-nya adalah untuk meminta pengunjung segera memasukkan email dan data lainnya.

Dengan begitu, squeeze page termasuk ke dalam salah satu jenis landing page. Disebut ‘squeeze’ karena pengunjung tidak benar-benar memiliki pilihan lain, kecuali mengambil penawaran yang telah kita berikan.

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, landing page erat kaitannya untuk mengarahkan traffic. Dengan demikian, keberadaan Google Adword dan Facebook Ads sangat membantu seseorang agar menuju ke landing page Anda.

Selanjutnya, tipe kedua dari landing page lainnya disebut juga dengan “LONGFORM SALES LATER”. Oke, ini merupakan jenis lain dari landing page yang mengarahkan traffic di mana kita harus mencari perilaku konversi tertentu. Sebenarnya, terdapat pula satu jenis landing page lainnya yang disebut dengan Video Sales Letter, namun akan dijelaskan lagi pada kesempatan lain.

Kali ini kita langsung ke pokok pembahasan yaitu bagaimana membuat copywriting di Landing page. Kita akan membahas Copywriting Landing page untuk Launch Produk. Copywriting di Landing Page hampir sama dengan Copywriting di Email. Namun Anda bisa menambahkan Call to action jika diperlukan. Berikut anatominya:

1. HEADLINE
2. SUBHEADLINE
3. INTRO
4. MASALAH DAN SOLUSI
5. CALL TO ACTION 1
6. DETAIL KEUNTUNGAN
7. BONUS SPESIAL
8. CALL TO ACTION 2
9. TESTIMONI
10. CALL TO ACTION 3
11. N.B

Dalam landing page selain anatomi copywriting Anda juga harus menambah unsur-unsur visual agar tampilan Landing Page terlihat lebih menarik dan menjual sehingga pembaca akan betah membaca Landing Page Anda walaupun isinya panjang. Anda bisa menambahkan unsur-unsur, antara lain:

  • Gambar atau Foto
  • Video
  • Logo atau Simbol
  • Kombinasi huruf cetak teba dan garis miring untuk penekanan
  • Warna
  • Bullet Point, dll.

Sekarang saatnya Anda merencanakan untuk membuat Landing Page pertama Anda. Sebelum dipublish silahkan bisa diposting di Group untuk kita koreksi bersama.

Selamat Praktek!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *